Ahsan Jihadan
Pengertian psikologi
Psikologi berasal dari bahasa yunani psyche + logos. Dalam arti sempit psyche berarti jiwa sedang logos adalah ilmu jadi psikologi adalah ilmu yang mempelajari tentang kejiwaan.
Jiwa seseorang tidak dapat dilihat, sesuai dengan QS. Al- Isro’
Logi Logos ilmu
Syarat – syarat dikatakan sebagai ilmu yaitu:
Mempunyai objek yang jelas
Obyek dari psikologi adalah perilaku manusia dan hewan (sebagai pembanding.)
Memliki metode
Angket (+) subjek banyak
(-) kurang detail, tdak memuaskan
Wawancara (+) mendalam sehingga bisa tahu setiap individu
Observasi (+) bisa menangkap bahasa tubuh
Tes
1. Prestasi. Ex: test krepun
567890 345678645
987568 + 109867745 +
……… …………..
2. Kepribadian menangkap / memancing seseorang agar kita mengetahui perbedaan @individu ex: test wartegg
Self report (laporan pribadi) idom report
Fgd ( focus group disuss)
Semua hal diatas perlu diuji dengan validibilitas (t4nya ukuran) & realibilitas (keajegan/ standar)
Mempunyai sistematika
Manusia memiliki nilai kognitif, afektif, dan psikomotor
Memiliki terminology / istlah / bahasa khusus
Ex: attitude (sikap), aptitude (bakat), IQ, intelegency, personality, motivasi, mnat, dll
Aplikatif / bisa diterapkan ada sumbanganya untuk kehidupan manusia. Dlm Al- Baqoroh ayat 155
Definisi psikologi oleh pakar
1. Dr. Singgih Dirga Gunarsa
Ilmu yang mempelajari tt perilaku manusia
2. Plato n arestoteles
Ilmu yang mempelajari tt hakekat dan proses jiwa
3. JB. Watson
Ilmu yang mempelajari tt tingkah laku yang tampak / lahir dengan metode observasi obyektif terhadap rangsang jiwa
4. Wilhelm Wundt
Ilmu yang mempelajari tt pengalaman”, penginderaan, pikiran, perasaan, kehendak. JB adalh bapak psikologi yg pd th 1879 mjd org pertama kali mendirikan lab psikologi di Leipzig, jerman.
5. Wasworthz Marqus
Ilmu yang mempelajari tt aktivitas individu sejak dalam kandungan sampai meninggal dalam hubungannya dengan lingkungan.
6. Knight n Knight
Ilmu yang secara sistematis mempelajari tentang pengalaman manusia normal/ abnormal & individu/ social
♥ Psikologi adalah Ilmu pengetahuan yang mempelajari tt tingkah laku / perbuatan individu yang tidak bisa dilepaskan dari lngkungan.
Perilaku Manusia
Dengan pendekatan
1. Neurobiologik : hubungan perilaku manusia dgn yang terjadi di tubuh (otak/saraf)
2. Behavioristik : pembiasaan, pengukuhan
3. Kognitif : mengolah stimuls
4. Psikoanalstik : doronan bawah sadar. Ilmuana adlh Frued
5. Humanistic : ditentukan aspek interna, kebutuhan, harapan, cita- cita
Apa definisi dari psikologi?
Sumbangan apa yang di berikan psikologi dalam pendidikan?
Siapa bapak psikologi dan apa penyebabnya?
A. SEJARAH
Sebelum Masehi
- Plato (427-347) SM - bagian dari ilmu filsafat
- Arestoteles (384-322)SM - hakekat jiwa dan gejalanya
- Socrates ( 469-399)SM - metode : argumentasi logika
Abad Pertengahan
Bagian dari ilmu filsafat
Metode : argumentasi logika
Tokoh:
- John locke (1623-1704) teori tentang tabularasa “orang lahir dalam keadaan suci , bersih
- G.wilhem (1646-1716) teori tentang kesejahteraan psikophisik
- Rene Descarte (1596-1650) teori tentang kesadaran
- Ghazali, Ar Razi, Junaidi Al Bagdadi, Asy’ari teori tentang gejala-gejala jiwa
Wilhelm Wundt bapak psikologi yg pd th 1879 mjd org pertama kali mendirikan lab psikologi di Leipzig, jerman. Metode : eksperimen, introspeksi
B. ALIRAN-ALIRAN PSIKOLOGI
1. Strukturalis
Menyelidiki struktur jiwa, kesadarran, hukum”nya, dan pembentukannya. Tokoh Wilhelm Wundt. Struktur dan statis
2. Fungsionalis
Perilaku merupakan fungsi terhadap lingkungan. Perilaku merupakan ekspresi jiwa. Tokoh Wlliam James, John Dewey, James Mc Kenn Cattell, Thorndike.
3. Psikologi Gestalt
Gejala jiwa bisa dilihat secara totalitasnya. Keseluruhan bukan hanya penjumlahan unsure. Tooh Max Wertheimer, Koffka, Kohler.
4. Psikologi analisis
- Menekankan ketidaksammaan dalam proses berperilaku
- Teknik asosias bebas
- Analisis mimpi
- Katarsia (mengeluarkan unek-unek/curhat)
Tokoh Sigmind Freud (1890)
5. Behaviorisme
- Melihat jiwa ekspresinya dalam perilaku nyata
- Aktiftas kejiwaan adalh rangkaian dari reflek
Tkoh Pavlov, Mc Dougall, Watson, Edwin B.Holt, Tolman Skinerer.
C. METODE
1. PERSEPSI
Sensasi adalah penerimaan stimulus terhadap indra apa adanya.
Persepsi adalah penerimaan stimulus yang sudah di olah oleh otak kita. Orang akan berpersepsi dengan sensasi Ex: orangberpersepsi dengan menggunakan memry masa lalu.
a. Pengorganisasian Persepsi
a.) Figure(sosok) dan background (latarbelakang)
b.) Pengelompokan
- Kedekatan
Ex:
II II II I orang akan saling berkelompok”, dimana orang baik akan berkumpul dengan orang baik walaupun dalam kelmpok itu terdapat orang jelek akan tetapi orang itu akan tetap berimej baik dan sebaliknya.
- Kesempurnaan
[] [] [] gambar disamping terlihat seperti persegi panjang yang utuh akan tetapi jika diperhatikan terdapat lubang kecil ditengah”.
Mengisyaratkan bahwa di dunia ini tidak ada yang sempurna.
- Kesamaan
oooooo ……… ######
- Kelangsungan
b. Pola Pengalaman Persepsi Yang Tetap
- Warna : bola berwarna putih, didalam ruangan yang gelap bola berwarna hitam, akan tetapi orang tetap beranggapan bahwa bola berwarna putih.
- Bentuk : daun pintu berbentuk persegi panjang, dilihat dari samping seperti limas, akan tetapi orang tetap beranggapan bahwa daun pintu berbentuk persegi panjang.
- Ukuran : ex: rata-rata tinggi badan orang Indonesia 160cm,dilihat dari pesawat terlihat kecil, akan tetapi orang tetap beranggapan bahwa rata-rata tinggi badan orang Indonesia 160cm.
- letak
c. Salah Persepsi/ Perbedaan Persepsi
Penyebab orang menjadi salah persepsi adalah:
- Perhatian
Setiap individu memiliki perhatian yang berbeda, tergantung apa yang disukai/ diminati.
- Harapan
- Kebutuhan
Ex: kekuatan mata melebihi perut, ketika mata meminta 3 maka ambillah 2.
- System nilai
Ex: Orang batak biasa dengan memilih-milih makanan akan tetapi orang jawa menganggap bahwa itu hal yang pamali.
Orang luar negri biasa berciuman di jalan akan tetapi bagi indonesa merupakanhal yang tidak pantas.
- Tipe kepribadian
Ex: orang pemalu, penakut, pemarah, dsb memiliki kepribadian yang berbeda-beda.
- Gangguan jwa
Ex: orang paranoid (merasa terancam, merasa orang ingin melukai dll)
Belajar dan berpikir
Belajar : Tingkah laku ditimbulkan secara sengaja dan kemuadian diperbaiki dengan serangkaian reaksi atas situasi yang di sengaja.
1. Faktor- factor yang mempengaruhi belajar
- Wakutu istrahat untuk mengendapkan materi, ada aspek mencerna, menikmat, menilai, pemetaan,
- Pengetahuan materi secara menyeluruh.
- Pengertian tentang materi.
- Pengertian dan penghargaan terhadap prestasi/ capaian.
- Tranfer pengetahuan atau keterampilan yang pernah dimiliki.
2. Pengertian Belajar.
Pengertian Belajar memiliki 3 arti:
a. Menemukan : Menerima sesuatu yang benar-benar baru
b. Mengingat : Mengingat kembali yang sudah ada
c. Menjadi lebih efesien
ga lengkap bosssss
BalasHapusmasih bingung2😂😂
BalasHapusKurang jelas mas
BalasHapus